DIALOG INTERAKTIF LUAR STUDIA BERSAMA PRODI TEKNOLOGI INFORMASI UNISM DAN RRI PRO 4 BANJARMASIN
Banjarmasin 28 Agustus 2025 – Prodi Teknologi Informasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sari Mulia Dalam upaya menjembatani kemajuan teknologi dengan pelestarian budaya, berkolaborasi Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 4 Banjarmasin menggandeng Universitas Sari Mulia (UNISM) untuk menyelenggarakan “Dialog Interaktif Luar Studio.” Acara yang bertajuk “Kreativitas Tanpa Batas: AI Bertemu Budaya Lokal” ini dilaksanakan pada Rabu, 28 Agustus 2025, dan disiarkan langsung dari Universitas Sari Mulia.

Dialog ini menghadirkan tiga narasumber terkemuka yang mewakili perpaduan antara akademisi, teknologi, mahasiswi Teknologi Informasi dan seni budaya. Mereka adalah Dr. Dede Mahdiyah, M.Si., CIRR, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Sari Mulia; Ratna Lindawati, S.Kom., M.I.Kom, Dosen Teknologi Informasi UNISM yang dikenal atas dedikasinya dalam menjaga kearifan lokal; serta Kris Imanu, seorang pelukis senior dan budayawan yang juga Ketua Ikatan Pelukis Kalimantan Selatan. Representasi dari generasi muda juga turut meramaikan diskusi, yaitu Wulandari Febriani, seorang mahasiswi dari Program Studi Teknologi Informasi UNISM.



Diskusi interaktif ini fokus pada bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi alat yang kuat untuk mempromosikan, mendokumentasikan, dan bahkan merevitalisasi budaya lokal. Para narasumber membahas potensi AI dalam menciptakan karya seni digital yang terinspirasi dari motif tradisional, mengembangkan aplikasi untuk pembelajaran bahasa daerah, hingga memanfaatkan teknologi untuk pelestarian warisan budaya yang terancam punah.
Dialog ini dilakukan oleh RRI PRO4 Banjarmasin siaran langsung di Aula UNISM merupakan tindak lanjut program siaran kerjasama rutin tiap bulan, ini bukti komitmen untuk menebarkan informasi secara aktif terkait budaya dan teknologi.
Dialog ini disambut antusias oleh para peserta dan pendengar RRI diruangan maupun diluar ruangan secara live menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap topik inovasi dan budaya. Acara ini diharapkan dapat menjadi pemicu untuk kolaborasi lebih lanjut antara sektor pendidikan, media, dan komunitas seni budaya di Kalimantan Selatan.